Dosen IPB kembangkan Sistem Telemetri Lepas Pantai Berbasis GSM

230
Dosen Institut Pertanian Bogor (IPB) mengembangkan sebuah sistem telemetri alat apung (buoy) di laut menggunakan teknologi GSM. Dengan alat ini, maka keadaan lingkungan pada laut dapat dipantau secara jarak jauh. Alat ini dikembangkan oleh dosen Fakultas Perikanan dan Kelautan (FPIK) IPB, Prof. Dr. Ir. Indra Jaya, MSc, Ayi Rahmat, S.pi, M.Si dan Muhammad Iqbal.
Menurut laman IPB, sistem telemetri buoy ini mampu mentransmisikan data digital parameter fisika pada perairan dan di setiap lapisan kedalaman laut. Beberapa parameter penting seperti suhu, arah dan kecepatan angin, kadar oksigen, konduktivitas air laut, dan pH dapat diukur dan dikirimkan ke server. Data hasil pengukuran akan dikirimkan secara berkala ke server penerima yang ada di darat memanfaatkan jaringan telepon GSM yang ada saat ini.
Hasil data yang ada di server dapat diolah, dianalisis, dan dibuat prediksi mengenai fenomena yang ada di perairan agar dapat digunakan atau dipublikasikan ke masyarakat luas. Dengan informasi yang real time tentang kondisi laut, dapat digunakan bagi nelayan untuk mengetahui potensi laut yang ini. Sistem ini juga dapat digunakan untuk memonitor kondisi biota laut sehingga mendukung untuk pelestarian lingkungan hidup.
Semoga riset semacam ini dapat terus dikembangkan agar semakin dapat memberikan manfaat bagi masyarakat luas.