MIT Club Dept. ITK FPIK-IPB Siap Mengikuti Singapore Autonomous Underwater Vehicle (S-AUV) Challenge

401

4SAUVC (Singapore Autonomous Underwater Vehicle) merupakan kompetisi bangun robot bawah air kendali autonomous yang telah berlangsung sejak tahun 2013. Kompetisi ini diselenggarakan oleh IEEE Oceaninc Enginerring Society. Kompetisi ini telah banyak diikuti oleh mahasiswa dari berbagai negara, seerti China, Singapura, Thailand, India, Malaysia, Pakistan, Hongkong, Jepang, Mesir, Polandia, Swedia, Rusia, dan Amerika Serikat.

SAUVC diselenggarakan dengan maksud menyediakan peluang bagi generasi muda untuk berinovasi dan berkreasi dalam rancang bangun sistem teknis AUV serta mengembangkan keahlian dalam bidang teknologi yang mekenankan pada pengjangkauan, pembelajaran, dan pengembangan keterampilan.
Secara khusus, tujuan penyelenggaraan SAUVC adalah :

  1. Sebagai dasar pembelajaran
  2. Memberi kesempatan generasi muda untuk berinovasi dalam rekayasa sistem
  3. Mengembangkan apresiasi, pemahaman, dan keterampilan dalam teknologi AUV
  4. Mengekspos generasi muda dalam teknologi AUV
  5. Meningkatkan kesadaran dan minat dalam karir yang berkaitan dengan robotika bawah air

2Tim Nusantara-AUV IPB

Indonesia melalui Tim Nusantara-AUV IPB yang tersusun atas 7 mahasiswa bersama 3 dosen pembimbing dari Departemen Ilmu dan Teknologi Kelautan tertantang untuk mengembangkan daya pikir dan kreatifitas dalam rancang bangun sistem kerja dan navigasi AUV melalui SAUVC 2017 ini. AUV yang telah dibangun harus mampu melalui berbagai misi yang menguji stabilitas AUV, gerak AUV, dan kemampuan tambahan lainnya yang telah ditentukan oleh penyelenggara.

1Indonesia belum tercatat mengirimkan delegasi dalam ajang tersebut

sehingga keikutsertaan mahasiswa IPB dalam SAUVC 2017 memberi motivasi tersendiri untuk mampu mengembangkan inovasi dalam pengembangan teknologi AUV, sekaligus menjadi cikal bakal pengembangan AUV di Indonesia.
Komponen utama pada AUV meliputi Rangka, Main Body, Trushter, Kamera, Manipulator, dan Rasberry Pi. Rangka merupakan komponen mekanik sebagai badan AUV yang mengkokohkan dan melindungi AUV dari benturan. Main body merupakan komponen mekanik yang berguna sebagai pembentuk AUV. Trushter digunakan untuk manuver AUV. Kamera digunakan sebagai sensor untuk mendeteksi segala halang dan rintang yang akan dilewati oleh AUV. Manipulator adalah tangan robotik yang digunakan untuk menjalankan salah satu misi. Rasberry Pi yang merupakan mini komputer akan menjadi pusat kendali AUV yang akan mengatur jalanya sistem secara keseluruhan.

Rancang bangun Nusantara-AUV dilakukan secara bertahap, dimulai dari pembentukan rangka, pemasangan thruster, pemasangan komponen elektronik, hingga tahap penyempurnaan dan finishing. Rangka AUV dibuat persegi untuk mempermudah buoyancy dan relatif stabil dengan material utama yaitu HDPE (High Density Poly Ethilane). Rangkaian komponen elektronik diletakkan pada akrilik silinder yang terhubung dengan rangka bagian depan. Sistem gerak AUV dilakukan oleh 6 thruster yaitu 4 thruster diletakkan di bagian bawah rangka yang berfungsi untuk kendali gerak horizontal, sedangkan 2 thruster lainnya dipasang di bagian atas rangka yang berfungsi untuk kendali gerak vertikal. Daya AUV bersumber dari baterai Lippo 5200 mAh. Uji coba Nusantara-AUV telah beberapa kali dilakukan. Hasil yang diperoleh adalah Nusantara-AUV mampu bergerak horizontal dan vertikal secara kontinu dan stabil. Hasil uji coba sementara dapat diakses pada Youtube melallui link berikut :

 

atau kunjungi alamat website MIT Club http://mit.teknologi-kelautan.com