Prof Indra Jaya: Ungkap Misteri Bawah Laut dengan Teknologi Akustik

202

Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia dan mempunyai luas laut yang begitu panjang, Indonesia tentu menyimpan potensi alam yang luar biasa. Sayangnya, kekayaan alam yang berlimpah tersebut tidak diimbangi keseriusan pemerintah untuk mengembangkannya.

Hal itu dijabarkan Gurubesar Institut Pertanian Bogor (IPB),Prof Indra Jaya, saat orasi ilmiah dalam rangka Dies Natalis IPB ke-48, di Bogor, Sabtu (19/11).

Dalam orasi ilmiahnya, ia menyampaikan topik “Penginderaan Jauh Sumberdaya Laut dengan Teknologi Akustik untuk Pembangunan Benua Maritim Indonesia”. Indra Jaya menegaskan begitu pentingnya teknologi akustik untuk pemanfaatan potensi SDA laut, baik hayati maupun non hayati.

“Sebagai negara dengan luas laut 2/3 wilayahnya, maka Indonesia harus terus mengembangkan teknologi bidang maritim. Hal ini tentu sangat penting, mengingat masih banyak potensi kelautan¬†kita yang belum diketahui,” katanya.

Kondisi bawah air yang gelap gulita, lanjut Indra Jaya, membutuhkan teknologi khusus untuk mengetahui apa isi dan bagaimana bentuk kehidupan yang ada dalam kegelapan laut.

“Selain itu juga perlu diketahui bentuk atau kontur dasar laut serta apa saja yang terkandung di dalamnya,”¬† ungkap Indra Jaya yang juga Dekan FPIK-IPB serta Ketua Dewan Pakar Indonesia Maritime Institute (IMI).

Hadir dalam orasi ilmiah tersebut, Rektor dan Senat Guru Besar IPB lainnya. Selain Indra Jaya, orasi juga dilakukan oleh Prof Mulyono Baskoro dan Prof Ervizal Zuhud.[ald]